100-440
Di zaman pemerintahan Cayus Julius Caesar di Negara Romawi, dipancangkan beberapa papan tulis di lapangan terbuka di tempat rakyat berkumpul. Papan tulis yang disebut Forum Romanum itu berisi pengumuman-pengumuman yang memuat laporan-laporan singkat tentang sidang senat dan keputusan-keputusannya. Dan juga memuat keputusan dari rapat-rapat rakyat dan berita lainnya. Dan acta diurnal merupakan alat propaganda pemerintah Romawi yang memuat berita-berita mengenai peristiwa yang perlu diketahui oleh rakyat.
1605
Di Eropa Abraham Verhoeven di Antwerpen, Belgia, mendapat izin untuk mencetak Nieuwe Tijdinghen.Dan baru pada taahun 1617 selebaran ini terbit secara teratur yaitu 8-9 hari sekali. Pada tahun 1620 sudah memakai nomor urut dan nama yang tetap Nieuwe Tijdinghen. Pada masa peralihan surat selebaran menjadi surat kabar dan isinya telah lengkap dengan segala macam peristiwa, misalnya mengenai kejadian-kejadian yang mengerikan, peristiwa pembunuhan dan perampokan.

